Final C-fest.
“FH PASTI BISA! YO AYO AYO FH!”
....
“FEB PASTI JADI JUARA! GO FEB!”
Suara sautan supporter terdengar begitu riuh. Belum lagi suara peluit dari wasit dan komentar dari para komentator turut meramaikan pertandingan final C-Fest pada detik-detik terakhir ini. Suasana semakin memanas sebab skor kedua tim yang bertanding masih seri hingga saat ini.
Dua Belas detik lalu pertandingan ini harusnya berakhir. Namun, belum ada satupun tim yang berhasil mengungguli pertandingan ini. Luna terus memohon dalam hatinya agar tim jagoannya bisa mencetak gol dan memenangkan pertandingan tersebut.
“PRIIIITTTTTTTTTTTT!!!!!!”
Suara peluit wasit terdengar begitu kencang saat tim FH melakukan pelanggaran. Semua penonton turut heboh melihatnya. Gimana Engga? Pelanggaran yang dilakukan mengharuskan tim FEB aka tim Hamdan melakukan tendangan bebas. Kalau sudah begini, yah tinggal menunggu gol atau tidaknya saja tendangan bebas itu.
Hamdan maju mewakili teman-temannya dengan langkahnya yang begitu yakin. Sorot matanya singkat melewati tatapan mata Luna di tribun. Entah bagaimana bisa, dari sekian banyak penonton yang hadir eksistensi Luna seperti sangat mudah sekali ia deteksi. Senyum simpul kini terlukis di wajah tampannya. Kepercayaan dirinya terasa semakin meningkat sehingga ia begitu yakin untuk menendang bolanya.
“GOLLLLLLLLLLLLLLL!!!!”
Bola masuk dengan begitu lancar, seakan tidak ada kiper yang berjaga. Luna tersenyum begitu sumringah melihatnya, bahkan Diana pun ikut heboh di sampingnya.
Lo keren Dan, selalu—Luna.